Halaman

Jumat, 29 Maret 2013

Makalah Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara



PERKEMBANGAN PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA




Kelompok                                           :           3
Kelas                                                   :           2EA19
Mata Kuliah                                        :           Pendidikan Kewarganegaraan
Dosen                                                  :           Ina Heliany, SE, MM.
Nama   Anggota Kelompok                :
1. Herdito Priyandi (13211328)
2. Keukeu Sakibah Namzi (13211937)
3. Laelatul Afifah (14211056)
4. Maya Divitasari (14211371)
5. Meidita Putri F (14211394)
6. M Rizky Maulana (14211534)
7. Naufal Akbar (19211042)
8. Nur Wulandari (15211417)
9. Putri Narita Sari (15211651)

Minggu, 17 Maret 2013

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


A.    Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan Kompetensi yang Diharapkan
  • .      Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan

Saat ini semangat perjuangan bangsa Indonesia telah mengalami penurunan drastis karena adanya pengaruh globalisasi. Dalam menghadapi globalisasi kita memerlukan Perjuangan Non-Fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing. Maka dari itu Pendidikan Kewarganegaraan diperlukan sebagai sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga Negara.

  • .      Kompetensi yang Diharapkan dari Pendidikan Kewarganegaraan

Rabu, 09 Januari 2013

Pola Manajemen Koperasi

Sebelum mempelajari lebih lanjut tentang pola manajemen koperasi, kita harus tau terlebih dahulu pengertian manajemen dan perangkat organisasi yang terdapat dalam koperasi.

Definisi koperasi menurut Paul Hubert Casselman dalam bukunya yang berjudul "The Cooperative Movement and some of its Problems" yang mengatakan bahwa :
“Cooperation is an economic system with social content”

Artinya koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya. Unsur sosial yang terkandung dalam prinsip koperasi lebih menekankan kepada hubungan antar anggota, hubungan anggota dengan pengurus, tentang hak suara, cara pembagian dari sisa hasil usaha dan sebagainya.

Sisa Hasil Usaha Koperasi


Pengertian dan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi telah diatur dalam Undang-Undang Negara Republik Indonesia.

Pengertian tentang Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi dapat kita lihat pada pasal 45 ayat (1) UU No. 25/1992, dengan poin-poin dibawah ini:

  1. Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
  2. SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.

Kamis, 08 November 2012

Peran Koperasi

Menurut UU no.25 tahun 1992 koperasi ialah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum. Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

---> Peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia adalah :
  1. Alat pendemokrasi ekonomi
  2. Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat
  3. Membantu pemerintah dalam mengelola cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak
  4. Sebagai soko guru perekonomian nasional Indonesia (tiang utama pembangunan ekonomi nasional)
  5. Membantu pemerintah dalam meletakkan fondasi perekonomian nasional yang kuat dengan menjalankan prinsip-prinsip koperasi Indonesia